<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>adaNada</title>
	<atom:link href="http://adanrahmans.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adanrahmans.wordpress.com</link>
	<description>life is giving</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Jul 2008 03:39:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='adanrahmans.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>adaNada</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://adanrahmans.wordpress.com/osd.xml" title="adaNada" />
	<atom:link rel='hub' href='http://adanrahmans.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>akhirnya aku tahu&#8230;ternyata&#8230;</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/akhirnya-aku-tahuternyata/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/akhirnya-aku-tahuternyata/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 01:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Di balik minuman isotonic Minuman isotonic semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonic dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan. sebuah iklan minuman isotonic di televise mengatakan, ion di dalam isotonic mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=19&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Di balik minuman isotonic</p>
<p class="MsoNormal">Minuman isotonic semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonic dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan.</p>
<p class="MsoNormal">sebuah iklan minuman isotonic di televise mengatakan, ion di dalam isotonic mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubu<span id="more-19"></span>h akan<span> </span>menurunkan stamina dan konsentrasi.</p>
<p class="MsoNormal">Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonic sebagian menyesatkan masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal">Di iklan seolah-olah isotonic bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonic tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).</p>
<p class="MsoNormal">“ Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya,” tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonic itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin.</p>
<p class="MsoNormal">Ion yang disenut-senut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonic. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl.”Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonic itu sama saja.”tutur Fransiska.</p>
<p class="MsoNormal">Karena berisi garam, isotonic tidak boleh diminum sembarangan. Apabla berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.”bila sudah kena hipertensi,tinggal menunngu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan.” Kata Fransiska.</p>
<p class="MsoNormal">Dari makanan</p>
<p class="MsoNormal">Apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati.</p>
<p class="MsoNormal">Persoalanya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh? Apakah harus dari minuman isotonic? Jawabannya, tidak.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat.” Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih.” Papar Fransiska.</p>
<p class="MsoNormal">Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. pada anak-nak kenutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan orang dewasa.</p>
<p class="MsoNormal">Apabila kita memasak tanpa garam, kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan. Ia juga mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium.</p>
<p class="MsoNormal">Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah dan sayur, juga mengandung natrium.” Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonic,” kata Fransiska.</p>
<p class="MsoNormal">Fransiska mengingatkan,isotonic lebih cocok dikonsusi atlet yang menggeluti olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari.</p>
<p class="MsoNormal">Meski begitu,sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet yang bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi. Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonic.</p>
<p class="MsoNormal">Di Negara maju, kata Fransiska,ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsin atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.</p>
<p class="MsoNormal">Mengecoh</p>
<p class="MsoNormal">Meski isotonic tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonic justru memakai model orang biasa(bukan atlet) sebagai konsumen isotonic.Minuman isotonic itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja. Seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan. Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonic lebih baik dari air biasa.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Framsiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi yang menyesatkan.</p>
<p class="MsoNormal">Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia per harinya.</p>
<p class="MsoNormal">“Memang produsen akan rebut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan.” Kata Fransiska. Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi isotonic.<span> </span></p>
<p>(taken from Kompas)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=19&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/akhirnya-aku-tahuternyata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tips&#8230;</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/tips/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/tips/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 01:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Cara alami kembalikan Stamina Kekurangan cairan tubuh atau biasa disebut dehidrasi memang bisa menyebabkan penurunan stamina, konsentrasi, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Meski bagitu, bukan berarti keluar keringat sedikit saja langsing kekurangan cairan. Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Indonesia Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, seseorang berisiko kekurangan cairan apabila mengeluarkan keringat sangat banyak, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=16&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span id="more-16"></span>Cara alami kembalikan Stamina</p>
<p class="MsoNormal">Kekurangan cairan tubuh atau biasa disebut dehidrasi memang bisa menyebabkan penurunan stamina, konsentrasi, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Meski bagitu, bukan berarti keluar keringat sedikit saja langsing kekurangan cairan.</p>
<p class="MsoNormal">Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Indonesia Pertanian Bogor, Fransiska Rungka<!--more-->t Zakaria, mengatakan, seseorang berisiko kekurangan cairan apabila mengeluarkan keringat sangat banyak, seperti orang yang berolahraga berat atau seseorang yang terkena diare</p>
<p class="MsoNormal">Jika tidak sedang buru-buru, seperti atlet yang harus memenangi pertandingan, misalnya, Fransiska menyarankan beberapa cara alami untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.</p>
<p class="MsoNormal">Apabila tubuh banyak berkeringat, cara paling mudah memulihkannya adalah dengan minum cairan, seperti air, the, susu, atau jus, sebanyak-banyaknya. Kalau kita merasa haus, berarti itu pertanda tubuh kita butuh cairan.</p>
<p class="MsoNormal">Begitu haus, sebaiknya langsung minum. Kalau tidak, tubuh lama kelamaan lemas dan bisa pusing. Jus jeruk asli, kata Fransiska, juga bisa memulihkan stamina karena jeruk mengandung banyak natrium dan klorida.</p>
<p class="MsoNormal">Pada kasus diare, Fransiska menyarankan agar lebih memilih oralit daripada isotonic. Menurut Fransiska, meski sama-sama mengandung elektrolit, zat yang terkandung dalam oralit ukurannya sudah memiliki standar.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi anak-anak, oralit rasanya memang kurang enak, tetapi, daripada orangtua mengganti oralit dengan isotonic, lebih baik anak-anak diberiu larutan air, garam, dan gula, takarannya, air putih satu gelas dicampur setengah sendok makan gula pasir dan sedikit garam.</p>
<p>(taken from Kompas)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=16&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/07/01/tips/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>May,month of competition vs my laziness&#8230;</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/maymonth-of-competition-vs-my-laziness/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/maymonth-of-competition-vs-my-laziness/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 23:24:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[alhamdulillah finally I can write again in my lovely blog..after for a long time. C&#8217;mon guys keep on spirit to face this life&#8230;light up your life with DZIKRULLAH, keep on fighting&#8230;don&#8217;t give up and never ever surrender.. face and against your laziness&#8230;Innallaha Ma&#8217;ana&#8230; Ganbattene..Chaiyo Bro 4WI akbar<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=10&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>alhamdulillah finally I can write again in my lovely blog..after for a long time. C&#8217;mon guys keep on spirit to face this life&#8230;light up your life with DZIKRULLAH, keep on fighting&#8230;don&#8217;t give up and never ever surrender..</p>
<p>face and against your laziness&#8230;Innallaha Ma&#8217;ana&#8230;</p>
<p>Ganbattene..Chaiyo Bro</p>
<p>4WI akbar</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=10&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/maymonth-of-competition-vs-my-laziness/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>apa kabar diriku sendiri??</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/apa-kabar-diriku-sendiri/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/apa-kabar-diriku-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 23:10:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Bila Akhirat Menjauhi Kita Akhirat. Kampung tempat segalanya berkesudahan. Mengakhiri jalan panjangnya. Rumah penghabisan, tempat segala hiruk pikuk dunia ditimbang, lalu ditunaikan hak orang-orang yang punya hak. Serta diambilkan bayaran kekurangan orang-orang yang berbuat curang. Nun di sana. Kita akan bersua. Seperti air sungai yang mengalir berliku, kesana pula bermuara pada akhirnya. Tetapi akhirat bukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=9&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Bila Akhirat Menjauhi Kita</p>
<p class="MsoNormal">Akhirat. Kampung tempat segalanya berkesudahan. Mengakhiri jalan panjangnya. Rumah penghabisan, tempat segala hiruk pikuk dunia ditimbang, lalu ditunaikan hak orang-orang yang punya hak. Serta diambilkan bayaran kekurangan orang-orang yang berbuat curang.</p>
<p class="MsoNormal">Nun di sana. Kita akan bersua. Seperti air sungai yang mengalir berliku, kesana pula bermuara pada akhirnya.</p>
<p class="MsoNormal">Tetapi akhirat bukan sekadar tempat berkesudahan yang terpaksa. Atau tempat pembuangan segala isi alam semesta. Ya, pada ketetapan Allah, taqdir dan kuasa-Nya, tak ada yang bisa lari dari akhirat. Tapi bagi<span id="more-9"></span> orang-orang beriman akhirat adalah tempat menggantungkan cita-cita, harapan dan puncak kebahagiaan abadi. Tetapi bagi orang-orang yang bergelimang dosa, bergumul dengan syetan dan hawa nafsu, akhirat adalah tempat penghempasan yang menyakitkan. Seperti onggokan sampah yang tak kuasa terbawa arus. Melaju. Di sana pula sampah itu mengalir. Lalu terhenti seketika. Menebus segala kotorannya. Dengan cara yang sangat mengerikan. Ia mungkin dahulu mengatakan, seperti yang diabadikan dalam Al-Qur’an,” Dan tentu mereka akan mengatakan (pula),”Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja, dan kita sekali-kali tidak akan dibangkitkan.”(QS Al-An’am:29). Maka manusia sampah punya akhirannya sendiri di kampung akhirat sana. Akhiran sebagai sampah, bahkan lebih nista dari sampah. Suasananya sangat mengharukan.”Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata,”Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman,’tentulah kamu melihat suatu peritiwa yang mengharukan.”(QS Al-An’am:27)</p>
<p class="MsoNormal">Akhirat. Jauh dan dekatnya sangat tergantung pada cara kita mengejarnya. Lama dan sebentarnya tergantung bagaimana kita berjalan menuju ke sana.</p>
<p class="MsoNormal">Sejatinya kita bertaruh untuk sesuatu yang sangat pasti. Akhirat yang sering terlupakan. Ia semestinya hadir disetiap jenak hidup kita, meski terasa asing dan tak tergambarkan.</p>
<p class="MsoNormal">Ia dekat tapi sering dianggap jauh. Ia nyata, bilapun sering dirasa sebatas cerita. Seperti pemangsa bertaring, ia bisa menyergap tiba-tiba, tapi banyak orang yang tak pernah menyadarinya.</p>
<p class="MsoNormal">Akhirat. Seperti sahabat sehati. Ia akan terus melambai, bila kita masih jujur padanya. Ia akan merindukan kita, bila kita juga merindukannya. Ia akan menyiapkan sambutan untuk kita, bila kita masih setia berjalan menuju kepadanya. Kesetiaan seorang Mukmin yang mencari cinta sejati: cinta yang menghidupkan dan memastikan harapan. Kesetiaan seorang Mukmin yang mengerti bahwa dunia hanya teman sementara, kawan yang menangkar mawar tapi<span> </span>juga durinya, madu tapi juga racunnya, manis tapi juga pahitnya.</p>
<p class="MsoNormal">Maka, ditengah hidup yang penat dan melelahkan, bertanya tentang kampong akhirat yang abadi adalah keniscayaan. Di tengah gemerlap hidup yang memacu peradaban materinya, bertanya tentang kabar sahabat sejati adalah kemestian: apa kabar akhirat?</p>
<p class="MsoNormal">Tapi ia akan lebih berhak bertanya: apa kabar kita sendiri? Masihkah kita menjadi pengejar akhirat?</p>
<p class="MsoNormal">Di sini segalanya terasa sangat adil. Bila kita menjauh, akhiratpun akan menjauhi kita. Bila kita menghindarinya, ia juga akan menghindari kita. Tapi bila kita mendekat, akhiratpun akan mendekat.</p>
<p class="MsoNormal">Kita mesti bersyukur, dari sisi yang lain, betapa dekat atau jauhnya akhirat bisa kita rasa, dilubuk hati yang paling dalam, di kedalaman iman yang bercahaya, kita bisa bertanya. Pada segala suasana jiwa, gambaran pikiran, dan bahkan pilihan selera.</p>
<p class="MsoNormal"><span> </span>Maka tutur kata kita adalah bahasa akhirat kita, menjauhi atau mendekati. Kerja-kerja dan kebanggaan prestasi kita adalah lorong-lorong akhirat kita, menjauhi atau mendekati.</p>
<p class="MsoNormal">Kadar spiritualitas ruhani kita adalah tambatan-tambatan akhirat kita, kuat atau lemahnya. Juga obsesi-obsesi kemanusiaan kita, adalah prasasti yang ditonggakkan di muka, tentang akhirat kita, kokoh atau lemahnya. Sedangkan jumlah terhitung dari kebajikan-kebajikan kita, adalah benih-benih pengharapan akan penerimaan Allah, kunci-kunci akhirat kita, berjodoh atau tidaknya.</p>
<p class="MsoNormal">Akhirat, sahabat abadi itu masih menyisakan kesempatan untuk kita. Setidaknya hingga jenak ini. Di sini, saat kita masih seperti ini.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi, cermin itu ada di sini, bersama diri kita sendiri, bersama kadar iman kita, di tengah kadar pasang-surutnya. Sementara segala dosa dan kesalahan kita adalah bebatuan terjal yang menghambat perjumpaan dengan sahabat sejati: akhirat yang dirindukan.</p>
<p class="MsoNormal">Segala yang hidup punya pertanda. Begitupun akhirat, tempat segala kehidupan sejati bersaksi, ada banyak pertanda. Apakah ia bersama kita atau tidak. Apakah ia mendekat kepada kita atau menjauh. Pada cermin jati diri itu ada cerita, tentang akhirat yang kian menjauh atau lebih mendekat.</p>
<p class="MsoNormal">Bila suatu hari, terasa sangat sepi, mungkin itu tandanya kita harus bertanya, adakah akhirat telah menjauhi kita?</p>
<p class="MsoNormal">Tutur kata itu adalah bahasa akhirat kita, menjauhi atau mendekati. Kerja-kerja dan capaian prestasi kita adalah lorong-lorong akhirat kita, menjauhi atau mendekati.</p>
<p class="MsoNormal">Pada itu semua, mari kita bertanya, sejujurnya.<span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=9&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/05/06/apa-kabar-diriku-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>proudly present&#8230;(lagi)dari seorang sahabat</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/proudly-presentlagidari-seorang-sahabat/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/proudly-presentlagidari-seorang-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 14:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/proudly-presentlagidari-seorang-sahabat/</guid>
		<description><![CDATA[Dua Kebahagiaan Oleh : Mas@bud Secerah dan sehangat sinar matahari pagi, hari ini aku tersenyum pada siapapun yang kutemui, di sepanjang jalan dari asrama salman menuju kampus ganesha. Langkahku yang panjang berpacu dengan kepakan cepat sayap burung-burung pipit yang terbang penuh semangat mencari rizki dari penciptan ya. Aku merasa menjadi orang paling siap menghadapi sidang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=8&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:12pt;">Dua Kebahagiaan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">Oleh : Mas@bud</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Secerah dan sehangat sinar matahari pagi, hari ini aku tersenyum pada siapapun yang kutemui, di sepanjang jalan dari asrama salman menuju kampus ganesha. Langkahku yang panjang berpacu dengan kepakan cepat sayap burung-burung pipit yang terbang penuh semangat mencari rizki dari penciptan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">ya. Aku merasa menjadi orang paling siap menghadapi sidang sarjana, di ruang sidang kelompok</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">keahlian Kimia Bahan Alam-Biologi Farmasi, pukul 9 tepat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Pagi ini, ibu tercinta menelepon dari Solo. Ibu berkata, “Rif, hari ini hari yang mendebarkan, bukan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">? bagaimana persiapan sidangmu? Tadi malam tidak lupa tahajjud,kan? keluarga disini harap-harap</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">cemas. Bapakmu dari tadi malam belum pulang dari masjid, mau iktikaf katanya.. <em>Piye?</em>”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Alhamdulillah Bu, insyaallah saya siap.”, jawabku singkat dan mantap.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Puji syukur pada Allah yang telah menenangkan hati hamba-hamba-Nya yang berdzikir kepada-Nya ketika berdiri, duduk, atau sedang berbaring. Ingat, kita ikhtiar maksimal, Allah yang akan menunjukkan hal yang terbaik.”, lanjut Ibu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Ya, Bu.. insyaallah.”, jawabku. Dalam hati aku berkata, ibu seperti ustadzah saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Rif..”, lanjut beliau penuh nada sayang. “Ibu dan bapak, kemarin sudah bermusyawarah tentang keinginanmu untuk menikah seusai lulus kuliah sarjana, bahkan sudah ibu sampaikan kepada kakek, dan..”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“ya..?!”, pernah dengar bedug yang ditabuh saat buka bersama? Hatiku tak kalah berdegubnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“..ya, silahkan kalau memang sudah merasa benar-benar perlu. Kenapa alasannya kemarin? untuk menghindari fitnah dan zina, ya? He..he..,<em>karepmu, le</em>. Tapi, ingat.. nikah itu tidak gampang, dan tidak usah dipikirkan dulu, yang penting sekarang kuliah harus selesai. Ke Bandung untuk kuliah, kan?”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Ya, Ibu. “, sambungku, lalu telepon ditutup beriring salam dan do’a dari kampung halaman.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Bak gelombang sinusoidal, naik turun, antara harapan dan kecemasan, antara mengizinkan dan tidak mengizinkan, dan setipis batas selaput pleura yang memisahkan optimis dan pesimis di dalam rongga dada, serta laksana pembuatan emulsi tawakal bercampur kenekadan hati untuk menikah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Astaghfirullah.., benar kata ibuku sayang, apakah sekarang aku benar-benar perlu menikah? Atau khawatir terjerumus pada zina bila tidak segera menikah? Kenapa aku tidak berpuasa dulu? Ya, kenapa aku tidak berpuasa dulu. Laa haula walaa quwwata illa billah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">**</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Tiga setengah bulan kemudian, aku sudah dapat pekerjaan. Penghasilan tidak tetap, tapi insyaallah tetap berpenghasilan. Pekerjaan tidak tetap, tapi insyaallah tetap bekerja. Pengajar privat mata pelajaran SMA dan karyawan sebuah perusahaan berbasis jasa pelayanan asuransi <span> </span>syariah di Jakarta, milik salah seorang alumni Salman yang aku kenal.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Hari kamis, Alhamdulillah, aku berkesempatan <em>main</em> ke Salman. Ingin silaturahmi dengan pengurus, karyawan dan teman-teman asrama lalu bertemu ustadz Hervi, sekaligus bermaksud setoran hafalan qur’an.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Salman terlihat sepi, mungkin karena mahasiswa masih libur, tapi salman tetap terlihat bersih, Alhamdulillah. Bahkan sekarang ada pengkomposan sampah organik, hasil kerja keras Panitia Pemilahan dan Pengelolaan Sampah (P3S) Salman dibantu mamang-mamang karyawan. Oh, team listrik dan team air sudah beres belum, ya? Jadi ingin tahu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Syukurlah, anak-anak asrama salman sekarang sudah bisa berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Barangkali, rapat pagi asrama sekarang, tak lagi disibukkan untuk membahas dan mengurusi siapa yang tidak mencuci piring saat sahur tadi malam atau kamar siapa yang belum dibersihkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Kakiku melangkah di depan lahan bekas asrama putri yang sekarang sudah dibangun menjadi taman bunga yang indah. Sepertinya ada beberapa akhwat yang baru selesai mentoring. Diantara mereka, ada akhwat yang tidak asing lagi bagiku, Fira namanya. Lucu ya, namanya kebalikan dari namaku, Arif.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Assalamu’alaykum, Ukhti…, Fira, ya?”, sapaku. Ia terlihat kikuk, saat aku menyapanya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Wa’alaykumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Arif, ya? Kaifal haal?”, jawabnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Bi khair, Alhamdulillah. Sehabis mentoring? ehm, sepertinya memang bakat dalam mendidik, ya?”, komentarku. Tapi ia hanya tersenyum dan tetap menundukkan pandangannya padaku, dan ia beranjak pergi bersama teman-teman akhwatnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Fira.”, panggilku padanya sebelum ia berlalu menjauh. Ia hanya berbalik, dan sekali lagi, tetap menundukkan pandangannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Fira, <em>antum</em> bersedia menjadi pendidik?”, pertanyaan yang terdengar aneh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Apa maksud <em>antum</em>? Pendidik apa?”, Tanyanya penuh rasa heran.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Maukah ukhti menjadi pendidik bagi putra-putriku nanti?”, kataku pelan, tapi ternyata terdengar oleh teman-teman akhwatnya dan mereka tersenyum malu dan terlihat menahan tawa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Ehm, saya ulangi. Insyallah, saya ingin mendirikan madrasah rumah tangga, madrasah itu bernama <em>Baiti Jannati</em>, saya kepala sekolahnya, tapi saya belum punya guru pendidik. Oleh karenanya, saya bermaksud merekrut ukhti sebagai guru yang akan mendampingi saya. Insyaallah, dengan kualitas guru seperti ukhti, disertai kurikulum al Qur’an dan Hadist, murid-murid putra dan putri akan berdatangan dan merasa bahagia serta betah belajar di madrasah ini. Dengan demikian, harapanku agar putra-putri itu menjadi salah satu ruas dari tulang punggung penegak izzul islam wal muslimin akan terwujud, insyaallah.”, jelasku.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Dengan apa, aku akan engkau gaji?”, katanya singkat setelah terdiam dalam waktu yang cukup untuk mengekstraksi bahan alam dari suku Zingiberaceae dan menentukan kadar air dalam simplisianya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Sebagai pengikat awal, akan saya berikan hadiah berupa mahar sesuai yang ukhti inginkan dan yang saya berkemampuan membelinya. Berikutnya, saya akan gaji ukhti dengan uang<span> </span>yang saya peroleh melalui keringat saya sendiri dengan penuh kejujuran, dari majikan dan investor saya, yaitu Allah ta’ala, sebagai rizki yang halal lagi baik dariNya. Bersih dari berbagai syubhat dan perbuatan tercela. Semua itu sebagai wujud penghargaan dan rasa terima kasih saya kepada ukhti sebagai guru, yang bersedia mendampingi saya mengelola madrasah ini.”, jawabku perlahan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Ada jaminan atau tunjangan yang lain?”, lanjutnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">“Ada, insyaallah. Jaminan atau tunjangannya adalah dari majikan dan panutan saya, Allah dan Rasul-Nya, berupa kepasrahan dan ketaatan padaNya, disertai akhlak yang baik ketika bergaul dengan ukhti, dan pemenuhan hak-hak yang lain kepada ukhti.”, tegasku. “Hal-hal yang belum termaktub dalam kontrak kerja akan disepakati secara seksama melalui musyawarah dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Insyaallah. Apakah ukhti juga membutuhkan gaji ke-13, sebagai tunjangan?“</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Aku bermaksud sedikit bercanda tapi Fira tidak melanjutkan dialog ini, ia mohon diri, ia tetap menundukkan pandangannya padaku. Tiba-tiba aku pun merasa malu dengan apa yang aku sampaikan padanya. Kenapa bisa keluar kata-kata yang tak pernah terpikir sebelumnya. Bahkan aku kemari, ke Salman ini, bukan untuk bertemu atau mengatakan hal tersebut. Astagfirullah. Di tengah bimbang ini aku memperbanyak dzikirullah dan meyakinkan diri, bahwa pertemuan ini adalah kehendak Allah. Bukan kebetulan semata.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Tak ada jawaban ya atau tidak. Walaupun begitu, setidaknya telah kusampaikan apa yang aku tahan 3,5 bulan yang lalu. Hingga tiba hari ini, saat Allah mempertemukanku dengannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Ia tetap menundukkan pandangannya, tak menoleh sedikitpun, sampai pandanganku pun tertunduk bersama kepalaku dan bayangannya hilang tertutup gedung kayu masjid Salman. Ia mengingatkanku pada sebuah ayat dalam al Qur’an,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;"><em>Katakanlah kepada wanita yang beriman: &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, …. QS Annur 31</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Dan,karena itulah, aku pun teringat pada ayat sebelumnya,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;"><em>Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat&#8221;. QS Annur 30</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Hmm, ayat-ayat yang mengilhami cintaku. Maha suci Engkau ya Allah. Semoga Allah mencintaiku, sebagaimana aku mencintainya karena Allah.Amiin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:0.5in;line-height:150%;" align="center">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Keesokan harinya, hp-ku bergetar. Ada satu pesan diterima, dari ukhti Fira. Ayahnya mengundangku datang<span> </span>ke rumah. Empat rakaat sholat dhuha yang kulakukan, membantuku menenangkan diri dari segala kecemasan dan kekhawatiran. Berharap aku diterima dan Ayahnya memintaku datang melamar dengan Bapakku, atau…ahh ! Aku segera berkemas, dan membeli brownies kukus sekadar kue bawaan saat akan naik angkot ungu nan romantis ke rumah ukhti Fira.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Dalam perjalanan aku berpikir tentang sebuah hadist dari rasulullah, bahwa seorang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan. Kebahagiaan yang pertama, ialah saat ia berbuka dan kebahagiaan kedua akan ia peroleh saat berjumpa dengan Rabb-Nya dengan membawa pahala puasanya. <span> </span>Adakah telah tiba masanya?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Sempat aku merenung, selama ini aku berpuasa juga, menahan nafsu diri, tapi tidak untuk suatu makanan, namun menahan diri dari segala sesuatu yang mendekati zina, pacaran, berdua-duaan atau bercampur baur laki-laki dan perempuan, serta<span> </span>menahan pandanganku dari berbagai akhwat yang menarik lagi bergaun kerudung cantik warna-warni.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Ya, Allah. Izinkanlah hambamu ini mendapatkan kedua kebahagiaan itu. Kebahagiaan pertama, saat tiba waktu berbuka dari masa <em>puasa lajangku</em> (dengan menikah) dan kebahagiaan kedua, saat bertemu Engkau dengan membawa ketaatanku pada-Mu dalam menjauhi hal-hal yang Engkau larang kami mendekati atau melakukannya, sebelum Engkau mengikat kami berdua dalam ridha-Mu, berupa pernikahan. Ya, Allah. hamba serahkan keputusan ini pada-Mu. Bila baik untuk diri dan agamaku, baik bagi dunia dan akhiratku, maka mudahkanlah, dekatkanlah, ridhailah. Bila buruk bagi diriku dan agamaku, buruk bagi dunia dan akhiratku, maka palingkanlah aku darinya dan palingkanlah ia dariku. Angkot yang sedikit berisik ini, terus melaju dengan kecepatan yang teratur menuju rumahnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Fira, akhwat ini ternyata menungguku di tempat dimana aku seharusnya berhenti sebelum ke rumahnya. Ia menungguku bersama seorang lelaki berbadan tegap berumur 50 tahunan yang kuduga Ayahnya. “Kiri payeun, Bang!”, kataku pada pak sopir.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Namun sebelum sempat aku turun dari angkot, lelaki tegap tadi berkata padaku, “Kembalilah, Nak. Lalu datanglah bersama Ayahmu sebagai seorang lelaki yang terhormat, sabtu pekan depan. Sampaikan salam dariku untuk Bapakmu.”</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;"><span> </span>Aku tertegun sejenak. Tapi senyum Fira membuatku faham apa yang beliau maksud. “Ya, terima kasih, Pak. Saya akan kembali, tapi Bapak mau brownies ini?”, kataku.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;line-height:150%;">Sambil tersenyum beliau menjawab, “ehm, pasti enak sekali.”</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=8&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/proudly-presentlagidari-seorang-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I luv you&#8230;.Mom</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/i-luv-youmom/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/i-luv-youmom/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2008 13:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[sejuta cinta Ibu&#8230; luka itu terlalu dalam untuk disembuhkan tapi selalu ada cinta yang bisa menghapusnya. terlalu banyak luka yang menyayat hatinya tapi selalu saja ada maaf yang dapat mengobatinya. Siapakah yang beruntung mendapat cintanya ? si buah hati belahan jantung Siapakah yang sering membuatnya terluka ? si buah hati belahan jantung! Siapakah yang dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=7&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sejuta cinta Ibu&#8230;</p>
<p>luka itu terlalu dalam untuk disembuhkan tapi selalu ada<br />
cinta yang bisa menghapusnya.<br />
terlalu banyak luka yang menyayat hatinya tapi selalu saja<br />
ada maaf yang dapat mengobatinya.<br />
Siapakah yang beruntung mendapat cintanya ?<br />
si buah hati belahan jantung<br />
Siapakah yang sering membuatnya terluka ?<br />
si buah hati belahan jantung!<br />
Siapakah yang dapat mengobati lukanya ?<br />
senyum si buah hati belahan jantung!!<br />
Itulah cinta Ibunda<br />
Sudahkah kita menghitung berapa banyak luka yang telah<br />
kita goreskan di hatinya&#8230;?<br />
Mungkin kita sudah lupa!karena kita tak pernah<br />
menghitungnya. Kita justru sering menghitung<br />
kebaikan-kebaikan yang kita berikan padanya.<br />
Kala kita sibuk menghitung kebaikan kita padanya, dia<br />
justru sedang khawatir akan kesalahannya pada kita.<br />
Sungguh suatu hal yang kontras bukan&#8230;!!??<br />
Ibu&#8230;<br />
ini perenunganku!<br />
Maafkan aku atas kesadaranku yang baru aku sadari.<br />
Aku tak sanggup menghitung luka yang sudah aku goreskan di<br />
hatimu, karna&#8230;terlalu banyak Bu!<br />
Bu! ijinkan aku berjanji pada diriku!tu&#8217; selalu<br />
membahagiakanmu.<br />
Atas ridhomu ku bersandar pada ridho Illahi.<br />
Bu! aku kan berusaha membuatmu tersenyum.<br />
karna suatu saat nanti, aku kan menjadi orang tua<br />
sepertimu</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=7&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/03/i-luv-youmom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mutiara hikmah</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/mutiara-hikmah/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/mutiara-hikmah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 08:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/mutiara-hikmah/</guid>
		<description><![CDATA[Yahya bin Mu&#8217;adz berkata,&#8221;`Membiarkan waktu berlalu sia-sia begitu saja lebih besar kerugiannya daripada kematian. Karena, menyia-niyakan waktu berarti terputus dari kebenaran, sedangkan kematian hanya terputus dari kehidupan.&#8221;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=6&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yahya bin Mu&#8217;adz berkata,&#8221;`Membiarkan waktu berlalu sia-sia begitu saja lebih besar kerugiannya daripada kematian. Karena, menyia-niyakan waktu berarti terputus dari kebenaran, sedangkan kematian hanya terputus dari kehidupan.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=6&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/mutiara-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>dari seorang sahabat&#8230;</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/dari-seorang-sahabat/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/dari-seorang-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 08:38:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Cara Bersyukur Gaya Kakekku Kubuka kitab suci al qur’an, lembaran-lembaran yang belakangan ini tidak sempat kubaca karena sibuk dengan praktikum dan penyusunan laporan. Beberapa lembar ku buka dan berhenti kira-kira sepertiga bagian alqur’an, disana kudapati Allah berfirman, dalam QS. Ibrahim ayat ke-7. ‘Dan (Ingatlah) ketika tuhanmu memaklumkan, “sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=5&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Cara Bersyukur Gaya Kakekku</span></strong></p>
<p class="MsoNormal">Kubuka kitab suci al qur’an, lembaran-lembaran yang belakangan ini tidak sempat kubaca karena sibuk dengan praktikum dan penyusunan laporan. Beberapa lembar ku buka dan berhenti kira-kira sepertiga bagian alqur’an, disana kudapati Allah berfirman, dalam QS. Ibrahim ayat ke-7. ‘<em>Dan (Ingatlah) ketika</em><span id="more-5"></span><em> tuhanmu memaklumkan, “sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”</em></p>
<p class="MsoNormal">Saat membaca ayat diatas, tiba-tiba pikiranku melayang, seakan-akan ayat itu berasosiasi pada sesuatu yang begitu akrab ku kenali. Kakek atau mbah, terbayang wajah beliau beberapa saat. Aku punya kenangan manis dengan beliau, khususnya tentang cara beliau menikmati hidup ini agar terhindar dari siksa yang pedih sebagaimana ayat di atas bercerita.</p>
<p class="MsoNormal">Aku lahir, dididik dan dibesarkan di lingkungan budaya jawa yang masih cukup kental, karesidenan Surakarta (Solo). Aku adalah cucu laki-laki pertama yang paling disayang oleh mbahku, Supyanto Ramtomiharjo. Saat kecil, aku sangat lucu, badanku gemuk dan pandai berjoget. Bila lebaran tiba, aku diajak Bapak dan Ibu pulang mudik ke rumah mbah di Wonogiri. Di rumah mbah, aku menjadi hiburan yang paling menyenangkan dan menggemaskan, tak kalah dengan seni pewayangan.</p>
<p class="MsoNormal">Sekarang aku telah beranjak dewasa, sedang menempuh kuliah di jurusan farmasi, institute teknologi bandung, berprestasi, dan insyaallah telah mendapat jaminan beasiswa sejak masuk hingga lulus nanti. Saat berita bahagia bahwa aku diterima di ITB, yang dititipkan pada tetanggaku sampai kepada mbah, maka dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan, mbah kakung dan putri mengabarkan berita itu pada karib kerabat yang lain dan keesokan harinya datang ke Solo sambil membawa hasil pertaniannya. Mungkin aku tidak akan membawa pemberian mbah ke Bandung, tapi aku begitu terharu dengan perhatian beliau. Satu pelajaran dari beliau <span> </span>yang aku bawa hingga sekarang, bahwa <em>rasa syukur kepada Allah hendaknya ditampakkan pada perbuatan, seiring bibir yang basah oleh hamdalah.</em></p>
<p class="MsoNormal">Di kampung, aku dikenal sebagai remaja masjid. Aku termasuk makhluk langka di sana, karena jarang ada remaja yang suka berkegiatan di masjid. Saat aku akan berangkat ke Bandung untuk kuliah, ada seorang yang datang membawa sebuah bungkusan, titipan pak Dwi katanya. Setelah aku buka, isinya dua lembar uang seratus ribu rupiah dan satu stel pakaian muslim. Aku menangis haru. Lalu kusadari bahwa mbah memperhatikanku sedari tadi. Senyum diwajahnya hampir membuatku terkecoh menebak perasaan hatinya, alih-alih setelah beberapa titik air menetes dari pelupuk mata mbah yang sudah tua. Mbah merangkulku dengan penuh sayang dan berkata, <em>“Ora usah nangis, Le.. Allah paring nikmat marang sapa wae sing nyuwun dumateng Allah kanthi ikhlas, lan ora ana kewajiban kanggo wong sing diparingi nikmat, kajaba namung syukur marang gusti Allah ingkang maha kuwaos, Alhamdulillah.”</em> (Tidak usah menangis, nak.. Allah member nikmat pada siapa saja yang meminta kepada Allah dengan ikhlas, dan tidak ada kewajiban bagi orang yang diberi nikmat, kecuali hanya bersyukur pada Allah yang mahakuasa, Alhamdulillah.)</p>
<p class="MsoNormal">Mbahku adalah petani desa biasa tak begitu istimewa untuk diperhatikan oleh para petani lain . Beliau mengambil dunia ini dengan sikap kesederhanaan yang diwarisi oleh putra-putri dan cucunya. Beliau belum lancar membaca al Qur’an, tapi ia mampu begitu dalam memaknai hidup ini dengan rasa syukur.<em></em></p>
<p class="MsoNormal">Beliau mungkin bukan orang yang kaya harta dan materi, tapi kaya oleh keikhlasan hati pada kehendak Allah yang telah digariskan untuknya. Beliau yakin benar bahwa bahagia celakanya kita telah tertulis sejak usia janin menginjak 40 hari yang ketiga. Pena telah diangkat dan tinta telah kering, takdir akan segera berjalan.</p>
<p class="MsoNormal">Dari mbah, aku belajar bahwa sesungguhnya, kita tidak harus mendapatkan apa-apa yang kita inginkan, tapi kita wajib mensyukuri dan menikmati apa-apa yang telah Allah berikan. Karena tidak sedikit, orang yang mempunyai tapi tidak bisa menikmati.</p>
<p class="MsoNormal">Dan sekarang, Mbah sedang menunggu panen cabe tiba, sambil berdo’a pada Dzat yang mengecat cabe itu, agar yang kecil dan hijau, menjadi lebih besar dan memerah. Terima kasih mbah, langitmu memang telah senja, tapi cahaya fajar kebijaksanaanmu baru saja menyinari tanaman cucumu yang masih hijau. (mas@bud)</p>
<p>subhanallah&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=5&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/03/02/dari-seorang-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sampai kapan?</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/sampai-kapan/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/sampai-kapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 04:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[let&#8217;s be concret..and make an action.. &#8216;Sampai Kapan?&#8217; Sampai kapan nak jadi malas? Sampai kapan nak berangan jadi rajin? Sampai kapan takde semangat? Sampai kapan nak jadi macam ni je? Sampai kapan tak berubah-ubah jadi lagi baik? Sampai kapan nak planning je, tapi tak pernah buat? Sampai kapan? Sampai bila? Berubah la jadi baik.. Berhijrah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=4&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>let&#8217;s be concret..and make an action..</p>
<p>&#8216;Sampai Kapan?&#8217;</p>
<p>Sampai kapan nak jadi malas?<br />
Sampai kapan nak berangan jadi rajin?<br />
Sampai kapan takde semangat?<br />
Sampai kapan nak jadi macam ni je?<br />
Sampai kapan tak berubah-ubah jadi lagi baik?<br />
Sampai kapan nak planning je, tapi tak pernah buat?<br />
Sampai kapan?<br />
Sampai bila?<br />
Berubah la jadi baik..<br />
Berhijrah<br />
Setiap masa</p>
<p>(taken from azamin&#8217;s blog)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=4&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/sampai-kapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>year of transformation for adanr2012</title>
		<link>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/year-of-transformation-for-adanr2012/</link>
		<comments>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/year-of-transformation-for-adanr2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 04:45:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adanrahmans</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/year-of-transformation-for-adanr2012/</guid>
		<description><![CDATA[Plan of this year 2008….start at 1st Februari 2008 Persembahan…. Untuk ayahanda ‘n ibunda… Yang telah bersusah payah demi aku Agar aku dapat menikmati istirahatku Yang telah menahan kepedihan Agar aku tak dicekam kegalauan.. Dan terhindar dari segala rintihan Yang telah memberi…, Hingga silih berganti pemberian itu ia curahkan Yang membuat lidah ini malu untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=3&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Plan of this year 2008….start at 1<sup>st</sup> Februari 2008</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Persembahan….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Untuk ayahanda ‘n ibunda…</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Yang telah bersusah payah demi aku</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Agar aku dapat menikmati istirahatku</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Yang telah menahan kepedihan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Agar aku tak dicekam kegalauan..</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Dan terhindar dari segala rintihan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Yang telah memberi…,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Hingga silih berganti pemberian itu ia curahkan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Yang membuat lidah ini malu untuk sekadar mengucapkan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Terima kasih atas apa yang kau berikan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">Karena begitu besar pemberiannya ia persembahkan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal" align="right">(Muhammad Ahmad Abdul Jawad)</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal"><b>MOTIVASI<o:p></o:p></b></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Setiap aktivitas kita harus memiliki tujuan yang jelas,sebab jika kita tidak memiliki tujuan, tentu kita akan kehilangan arah,akibaatnya kita tersesat!!</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Akan lebih baik jika kita terlebih dahulu berusaha <b>menKENALI </b>kondisi riil dan titik tolak keberangkatan kita, lalu pastikan apa yang sebenarnya kita inginkan dari setiap gerak dan langkah kita? Sebab, sibuk memikirkan teknis pekerjaan sebelum menentukan target adalah godaan yang sering menjerumuskan banyak orang. Karena,masalahnya bukan sekadar persoalan kerja keras, tapi lebih dari itu,bagaimana be<b>KERJA KERAS</b> dalam koridor yang <b>BENAR</b>. Juga bukan hanya sekadar mengerjakan yang benar saja, melainkan bagaimana <b>meNGERJAKAN</b> yang <b>BENAR </b>itu dengan cara-cara yang <b>TEPAT</b>.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Tetapi…,berpikir panjanglah…dan berbuatlah sebanyak mungkin (hasan albanna)</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Segala sesuatu yang kita kerjakan harus memiliki target yang jelas. Kita harus benar-benar memahami target-target yang dengan baik sebelum kita menyibukkan diri dengan pekerjaan-pekerjaan yang belum jelas tujuannya. Sebab tidah memahami target dari apa yang kita kerjakan adalah tindakan mubadzir yang hanya akan membuang-membuang waktu dan tenaga saja….</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Berpikirlah seribu tahun…dan kerjakanlah satu jam saja…!(peribahasa inggris)</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal"><b><span style="font-size: 14pt">Tujukanlah selalu pandangan Anda ke arah sasaran, berangkatlah dari sana! Jangan mengarahkannya pada jenis aktivitas dan perangkat yang Anda butuhkan agar tidak tersesat di jalan!<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Jika suatu hari kita kehilangan target, maka hal itu akan membuat kita terpaksa bekerja dua kali lipat.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Jika kita memiliki target-target yang jelas niscaya kita maupun perusahaan kita akan berjalan bagaikan air yang mampu meresap, tidak berhenti<span>  </span>hanya karena terhalang sebuah dinding, dan tidak akan ada rintangan yang mampu menghentikannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Waspadalah dengan ungkapan:” lakukanlah sesuatu!” sebaiknya Anda ganti dengan ungkapan:”<b><span style="font-size: 14pt">Capailah target tertentu!</span></b>”</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal">Penting ni akhee…</p>
<p class="ListParagraph" style="text-indent: -0.25in; line-height: normal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Wingdings"><span>Ø<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">      </span></span></span><!--[endif]-->Pastikan selalu bahwa target-target Anda-lah yang menjadi titik tolak dari semua kegiatan dan aktivitas anda, bukan sebaliknya kegiatan dan aktivitas anda yang justru menentukan arah dan target Anda</p>
<p class="ListParagraph" style="text-indent: -0.25in; line-height: normal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Wingdings"><span>Ø<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">      </span></span></span><!--[endif]-->Minat dan keinginan kita memiliki pengaruh yang sangat besar dalam menentukan target-target yang ingin kita raih</p>
<p class="ListParagraph" style="text-indent: -0.25in; line-height: normal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Wingdings"><span>Ø<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">      </span></span></span><!--[endif]-->Tngkatan target yang kita bangun akan memnentukan kemampuan dan keterampilan apa yang harus kita miliki</p>
<p class="ListParagraph" style="text-indent: -0.25in; line-height: normal"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Wingdings"><span>Ø<span style="font-family: 'Times New Roman'; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal">      </span></span></span><!--[endif]-->Arahkanlah selalu pandangan Anda ke arah target, bertolaklah dari target tersebut. Jangan arahkan pandangan Anda lakukan agar Anda tidak terperangkap di dalamnya!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal" align="center"><b><span style="color: red">SELAMAT DATANG DI DUNIA PRESTASI…!!!<o:p></o:p></span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal"><span style="color: red">So, ayyo tentukan targetmu sebelum semuanya berlalu tanpa arti dan kemudian menjadi sia-sia…<o:p></o:p></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal"><b><span style="color: red">…berpikirlah untuk </span>MENCAPAI TARGET<span style="color: red">&gt;&gt;&gt;…hal ini akan memberikan kekutan kepada kita untuk keluar dari perasaan aman-aman saja menuju arena pembaruan. Hal ini pula yang mendorong kita untuk melakukan sesuatu selain yang biasa kita lakukan..<o:p></o:p></span></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/adanrahmans.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/adanrahmans.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adanrahmans.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adanrahmans.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adanrahmans.wordpress.com&amp;blog=2982575&amp;post=3&amp;subd=adanrahmans&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adanrahmans.wordpress.com/2008/02/26/year-of-transformation-for-adanr2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/45a8877cc4750ebb4e2a521f63445b3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
